Market Day PAUD Widiatmika Jadi Ruang Anak Berani Mengambil Peran

Siswa berperan sebagai penjual di salah satu stan makanan, menyiapkan dan menawarkan produk kepada pembeli.

JIMBARAN – Kegiatan Market Day PAUD Widiatmika yang digelar pada 29–30 April 2026 menjadi ruang belajar yang memberi pengalaman langsung bagi siswa TK A dan TK B. Dalam kegiatan ini, anak-anak tidak hanya mengikuti aktivitas, tetapi mulai mengambil peran dalam proses yang mereka jalani.

Beragam stan makanan dihadirkan, mulai dari Thailand, Jepang, China, Italia, hingga Indonesia. Melalui tema ini, anak-anak dikenalkan pada berbagai jenis makanan khas dari berbagai negara sebagai bagian dari pembelajaran yang kontekstual.

Kepala PAUD Widiatmika, Ni Made Budiadnyani, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memperluas wawasan anak sejak dini melalui pendekatan yang dekat dengan pengalaman mereka.

“Konsep makanan dari berbagai negara dipilih untuk mengenalkan anak pada keberagaman budaya, khususnya makanan khas setiap negara sejak dini. Melalui tema ini, anak belajar tentang toleransi, rasa ingin tahu, serta menghargai perbedaan dengan cara yang menyenangkan,” ujarnya.

Seluruh siswa TK A dan TK B terlibat aktif dalam kegiatan ini dengan menjalankan peran sebagai penjual dan kasir di setiap stan. Mereka menawarkan produk, menerima pembayaran, hingga mencoba memberikan kembalian kepada pembeli yang sebagian besar merupakan orang tua mereka sendiri.

Sebelum bertransaksi, para pembeli terlebih dahulu menukarkan voucher di stan penukaran yang juga dijalankan oleh siswa. Voucher tersebut ditukar dengan uang mainan yang memiliki nilai tertentu, sehingga anak-anak dapat langsung mempraktikkan proses jual beli secara sederhana, termasuk mengenali nilai uang dan menghitung kembalian.

“Saat berperan sebagai penjual dan kasir, anak belajar langsung konsep jual beli seperti menukar barang dengan uang, menghitung sederhana, serta berlatih komunikasi. Proses ini juga melatih keberanian, kerja sama, dan kemampuan berinteraksi sosial secara nyata,” jelas Budiadnyani.

Suasana kegiatan berlangsung dinamis. Ada anak yang sudah berani menawarkan dagangannya dengan lancar, ada pula yang masih mencoba memahami perannya, namun tetap berusaha menyelesaikan tugas yang diberikan.

“Kegiatan Market Day memberikan pengalaman langsung yang mendorong anak untuk mandiri, berani mencoba, dan percaya pada kemampuan diri. Anak belajar mengambil peran, bertanggung jawab, serta merasa bangga atas apa yang mereka lakukan,” tutupnya.

Similar Posts:
Komentar