JIMBARAN – Lima siswa SMP Widiatmika berhasil menorehkan prestasi pada Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten (OSNK) 2026. Tiga siswa berhasil meraih peringkat pada bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Matematika, sementara dua siswa lainnya berhasil melaju ke tahap berikutnya. Capaian tersebut menjadi hasil dari pembinaan akademik yang dilakukan secara berkelanjutan melalui program klub olimpiade di SMP Widiatmika.
Adapun siswa yang berhasil meraih prestasi tersebut ialah I Putu Yuga Airlangga yang meraih Peringkat 1 bidang IPA, Kadek Dilla Shamita Dewi yang meraih Peringkat 5 bidang IPA, serta Ni Putu Virdia Arissma Septia Pratiwi yang meraih Peringkat 5 bidang Matematika. Selain itu, Ni Wayan Kyla Aruna Ningtyas Abasan pada bidang Matematika dan I Gede Narendra Wira Merta Pratama pada bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) juga berhasil melaju ke tahap berikutnya.
Kepala SMP Widiatmika, I Wayan Gus Arnawa, S.Pd., mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras para siswa, guru pembina, serta strategi pembinaan yang terus dikembangkan oleh sekolah.
“Bagi sekolah, capaian ini merupakan bukti dari kerja keras dan usaha yang dilakukan oleh para pembina klub IPA, Matematika, dan IPS di SMP Widiatmika. Prestasi ini juga menunjukkan bahwa sekolah telah memiliki strategi yang tepat dalam pembinaan olimpiade siswa serta mampu menjaga keberlanjutan prestasi sekolah,” ujarnya.
Menurut Gus Arnawa, persiapan menuju OSNK dilakukan melalui klub olimpiade yang menjadi bagian dari kegiatan ekstrakurikuler sekolah. Melalui wadah tersebut, siswa yang memiliki minat dan bakat di bidang IPA, Matematika, maupun IPS mendapatkan pembinaan secara rutin. Menjelang kompetisi, pembinaan juga dilakukan di sela-sela jam pembelajaran agar kesiapan siswa semakin matang.
“Sekolah memiliki wadah untuk mengembangkan minat dan bakat siswa melalui klub olimpiade IPA, IPS, dan Matematika yang masuk dalam ekstrakurikuler sekolah. Guru dan siswa juga melakukan pembinaan rutin di sela-sela jam pembelajaran untuk lebih mematangkan persiapan sebelum lomba,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pembinaan di SMP Widiatmika tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga dilakukan secara terarah dengan melibatkan siswa yang memang memiliki minat dan potensi pada bidangnya masing-masing.
“Kami mengintegrasikan pembinaan ke dalam kegiatan ekstrakurikuler sehingga siswa yang mengikuti pembinaan merupakan anak-anak yang memang memiliki minat dan bakat pada bidang tersebut,” katanya.
Selain meningkatkan kemampuan akademik, sekolah juga menanamkan nilai-nilai karakter kepada setiap peserta olimpiade. Menurut Gus Arnawa, kejujuran dan kedisiplinan menjadi bekal penting yang harus dimiliki siswa, baik saat mengikuti pembinaan maupun ketika berkompetisi.
“Karakter yang selalu kami tekankan adalah jujur dan disiplin. Jujur dalam mengerjakan setiap soal dengan mengerahkan kemampuan sendiri, serta disiplin dalam mengikuti pembinaan dan belajar,” ungkapnya.
Ke depan, SMP Widiatmika berkomitmen untuk terus mengoptimalkan potensi setiap siswa melalui pembinaan yang berkelanjutan, sehingga semakin banyak siswa mampu mengembangkan bakatnya sekaligus meraih prestasi di berbagai bidang.
“Harapan kami, pembinaan ini terus berlanjut sehingga sekolah mampu mengoptimalkan potensi siswa dan mereka dapat meraih prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” tutup Gus Arnawa.