TABANAN – SMA Widiatmika menggelar kegiatan pembelajaran luar kelas bagi siswa kelas XII di kawasan Bedugul, Kabupaten Tabanan, Jumat–Sabtu, 16–17 Oktober 2026. Bertempat di Kubu D’Bedugul, kegiatan ini menitikberatkan pada penguatan kemandirian, kepemimpinan, dan kerja sama melalui aktivitas kelompok di alam terbuka.
Selama dua hari, siswa mengikuti sejumlah kegiatan, antara lain pembuatan video blog (vlog) bertema Desa Wisata Bedugul, permainan kelompok, memasak bersama, serta kegiatan api unggun dan lomba vokal grup. Rangkaian tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman di luar rutinitas pembelajaran sekaligus mempererat hubungan antarsiswa.
Ketua Panitia Outing Class SMA Widiatmika, I Wayan Widhi Yasa Narayana, S.Pd., Gr., menjelaskan bahwa konsep kegiatan alam terbuka dipilih dengan mempertimbangkan kebutuhan siswa kelas XII yang tengah menghadapi tuntutan akademik menjelang ujian akhir. Selain memberikan kesempatan untuk menyegarkan pikiran, kegiatan tersebut diarahkan untuk mengembangkan kemampuan sosial dan tanggung jawab pribadi.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan penyegaran bagi siswa sekaligus memperkuat ikatan sosial, kemandirian, kepemimpinan, serta membangun kenangan positif bersama teman-teman satu angkatan,” ujar Widhi.
Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian adalah memasak bersama. Siswa dibagi ke dalam kelompok untuk menyiapkan perlengkapan dan bahan makanan, mengatur pembagian tugas, serta bekerja sama menyelesaikan proses memasak. Setiap kelompok bertanggung jawab mengelola kebutuhan mereka selama kegiatan berlangsung.
Menurut Widhi, aktivitas tersebut merupakan bagian dari latihan mengelola sumber daya dan menyelesaikan persoalan secara bersama-sama. Siswa perlu menentukan pembagian pekerjaan, mengatur perlengkapan, dan memastikan seluruh anggota kelompok terlibat.
“Dalam kegiatan memasak bersama, siswa dilatih mengenai manajemen sumber daya, pembagian kerja, dan kolaborasi pemecahan masalah dalam kelompok,” jelasnya.
Selain memasak, siswa mendapat tugas membuat vlog bertema Desa Wisata Bedugul. Kegiatan ini diarahkan untuk mengembangkan literasi digital, kreativitas, serta keterampilan komunikasi melalui produksi konten secara berkelompok.
Dalam pengerjaannya, siswa membagi peran sebagai pengarah, pengambil gambar, pembawa acara, serta anggota tim yang menangani kebutuhan produksi. Pembagian peran tersebut memberi kesempatan kepada siswa untuk berlatih mengambil keputusan dan menjalankan tanggung jawab dalam kelompok.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan permainan kelompok, sembahyang bersama, api unggun, dan lomba vokal grup. Kegiatan tersebut menjadi ruang interaksi bagi siswa untuk membangun kekompakan dan memperkuat hubungan sosial di luar lingkungan kelas.
Widhi mengatakan bahwa hasil pembuatan vlog dan keterlibatan siswa dalam kegiatan kelompok dapat dijadikan bahan penilaian unjuk kerja atau portofolio kolaboratif lintas mata pelajaran. Penilaian tersebut diarahkan pada kemampuan siswa dalam berkomunikasi, bekerja sama, dan menyelesaikan tugas secara kreatif.
“Sekolah ingin mencetak lulusan yang memiliki keterampilan komunikasi, kreativitas, dan kerja sama tim yang tangguh sebelum mereka melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau terjun ke masyarakat,” katanya.
Melalui kegiatan alam terbuka ini, SMA Widiatmika berharap siswa kelas XII dapat mengembangkan kemandirian dan kemampuan bekerja sama sebagai bekal menghadapi berbagai tanggung jawab di luar lingkungan sekolah.