Lulusan SMA dan SMK Widiatmika Melangkah ke Perguruan Tinggi Dalam dan Luar Negeri

KEDONGANAN – Lulusan SMA dan SMK Widiatmika Tahun 2026 melanjutkan langkah ke berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Beberapa siswa diterima di kampus luar negeri, sementara lainnya melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia.

Capaian tersebut disampaikan Kepala SMA Widiatmika, I Made Suadnyana, S.Pd., M.Pd., Gr., dalam Pelepasan dan Perayaan Kelulusan Kelas XII SMA dan SMK Widiatmika Tahun 2026 yang digelar pada Jumat, 5 Juni 2026, di Platinum Hotel Jimbaran Beach Bali. Dalam kegiatan tersebut, SMA dan SMK Widiatmika melepas 80 lulusan, terdiri atas 43 siswa SMA dan 37 siswa SMK.

Dalam sambutannya, Suadnyana menyampaikan bahwa sejumlah lulusan SMA dan SMK Widiatmika telah diterima di perguruan tinggi luar negeri, di antaranya Victoria University dan Deakin University, Melbourne, Australia. Di dalam negeri, salah satu capaian yang turut diapresiasi adalah diterimanya siswa pada International Undergraduate Program, Sarjana Manajemen / Bachelor in Management, Universitas Gadjah Mada.

Selain itu, lulusan SMA dan SMK Widiatmika juga diterima di sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Bagi Suadnyana, capaian tersebut menunjukkan bahwa setiap siswa memiliki jalan dan pilihan yang berbeda sesuai minat, bakat, serta rencana masa depannya masing-masing.

“Capaian anak-anak kita patut kita apresiasi. Dalam perjalanannya, anak-anak kita tanpa kenal lelah tetap berusaha untuk mencapai impian-impian mereka,” ujar Suadnyana.

Capaian lulusan tahun ini juga melanjutkan jejak alumni Widiatmika sebelumnya yang telah diterima di berbagai perguruan tinggi ternama, termasuk Institut Teknologi Bandung dan sejumlah kampus luar negeri lainnya. Jejak tersebut menjadi bagian dari perjalanan SMA dan SMK Widiatmika dalam mendampingi siswa menemukan arah pendidikan dan masa depan mereka.

Suadnyana menjelaskan, capaian lulusan tidak lepas dari proses pembelajaran yang terus dikembangkan di SMA dan SMK Widiatmika. Salah satu pendekatan yang ditekankan adalah pembelajaran mendalam, yaitu proses belajar yang bermakna, berkesadaran, dan menyenangkan.

Menurutnya, pembelajaran mendalam mendorong siswa untuk tidak hanya memahami materi pelajaran. Siswa juga diajak menghubungkan pengetahuan yang diperoleh di sekolah dengan kehidupan nyata, termasuk untuk membaca persoalan, menemukan solusi, dan membangun inovasi.

“SMA dan SMK Widiatmika terus mengembangkan proses pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran mendalam. Pembelajaran mendalam itu bermakna, berkesadaran, dan menyenangkan,” jelas Suadnyana.

Ia juga menjelaskan bahwa unsur menyenangkan dalam pembelajaran tidak hanya berarti belajar dalam suasana yang ringan. Dalam proses pendidikan, hal itu berkaitan dengan momen ketika siswa menemukan pemahaman baru dari sesuatu yang sebelumnya belum mereka ketahui.

Suadnyana menyebut momen tersebut sebagai aha moment. Melalui pengalaman itu, siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga menemukan hubungan antara pengetahuan, pengalaman, dan kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Suadnyana turut menyampaikan apresiasi kepada orang tua yang selama ini mendukung proses pendidikan siswa. Dukungan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam keberhasilan kegiatan pembelajaran di sekolah.

Di akhir sambutannya, Suadnyana berpesan agar para lulusan berani melangkah tinggi, tetapi tetap mengingat asal dan lingkungan yang telah membentuk mereka.

“Terbanglah setinggi-tingginya sampai menembus awan, namun jangan pernah lupa di mana akar itu tumbuh. Di sana ada tanah yang punya peran yang sangat penting,” pesannya.

Capaian lulusan tahun ini menjadi penanda bahwa proses belajar di Widiatmika tidak berhenti pada kelulusan. Setelah tiga tahun menempuh pendidikan di SMA dan SMK Widiatmika, para lulusan mulai melanjutkan langkah ke berbagai jalur dengan bekal pengetahuan, pengalaman, dan nilai yang telah tumbuh di sekolah.

Similar Posts:
Komentar