Pasraman Rare Sambut Saraswati, Siswa PAUD Widiatmika Belajar Nilai Budaya Sejak Dini

Pendidikan yang memberi ruang bagi anak untuk tumbuh menjadi dirinya sendiri.

JIMBARAN – Menjelang Hari Raya Saraswati, suasana kelas PAUD Widiatmika pada Kamis, 2 April 2026, diisi dengan kegiatan Pasraman Rare yang melibatkan siswa Kelompok Bermain (KB) hingga TK dalam pembelajaran berbasis budaya dan karakter.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah mengenalkan nilai-nilai agama dan budi pekerti sejak usia dini melalui pengalaman langsung. Anak-anak tidak hanya mengikuti kegiatan di dalam kelas, tetapi juga terlibat dalam proses yang mereka lihat dan lakukan sendiri.

Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pembuatan banten gebogan di masing-masing kelas. Anak-anak membawa perlengkapan sederhana seperti buah dan kue, yang kemudian disusun bersama dengan arahan guru. Proses ini berlangsung secara bertahap, mulai dari mengenal bahan hingga menyusun menjadi satu kesatuan gebogan.

Di tengah kegiatan, anak-anak tampak fokus sekaligus penasaran. Beberapa siswa memperhatikan bentuk dan warna buah yang digunakan, sementara yang lain mulai bertanya kepada guru tentang fungsi dari setiap bagian yang disusun. Interaksi ini menjadi bagian dari proses belajar yang berlangsung secara alami.

Guru mendampingi anak-anak selama kegiatan berlangsung, memberikan penjelasan dengan bahasa yang sederhana dan sesuai dengan usia mereka. Pendekatan ini membuat anak-anak tidak hanya mengikuti instruksi, tetapi juga mulai memahami makna di balik kegiatan yang dilakukan.

Anak-anak yang beragama Hindu mengenakan busana adat madya, sementara siswa non-Hindu tetap mengikuti kegiatan bersama di kelas. Keterlibatan seluruh siswa menjadi bagian dari pembelajaran tentang kebersamaan, sekaligus menumbuhkan sikap saling menghargai perbedaan.

Kepala PAUD Widiatmika, Ni Made Budiadnyani, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan Pasraman Rare tidak hanya berfokus pada praktik, tetapi juga pada pembentukan nilai sejak dini.

“Kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar melalui pengalaman langsung. Mereka mulai mengenal budaya, memahami proses, dan belajar menghargai kebersamaan dalam kegiatan yang mereka lakukan bersama,” ujarnya.

Kegiatan Pasraman Rare ini merupakan bagian dari rangkaian menyambut Hari Raya Saraswati di lingkungan PAUD Widiatmika. Melalui kegiatan ini, pembelajaran tidak hanya berlangsung secara akademis, tetapi juga menyentuh aspek budaya, karakter, dan kehidupan sehari-hari.

Dengan pendekatan yang sederhana namun bermakna, anak-anak diajak untuk mengenal tradisi sejak dini, sekaligus membangun rasa ingin tahu terhadap lingkungan dan nilai-nilai yang ada di dalamnya.

Similar Posts:
Komentar