JIMBARAN – Mengenali tanda ketika teman sedang tidak baik-baik saja, mendengarkan dengan empati, hingga mengetahui kapan harus meminta bantuan menjadi bagian dari pembelajaran yang diterima siswa baru SMK Widiatmika dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. Melalui sesi “Sahabat Hebat: Dengar, Peduli, dan Hargai”, siswa diajak memahami bahwa dukungan dari teman sebaya dapat menjadi langkah awal dalam membangun lingkungan sekolah yang saling peduli.
Sesi tersebut mengajak siswa berdiskusi mengenai cara mengenali perubahan perilaku teman, membangun kebiasaan mendengarkan tanpa menghakimi, memahami batasan sebagai teman, serta mengetahui waktu yang tepat untuk meminta bantuan kepada guru atau pihak yang berwenang. Di akhir kegiatan, seluruh siswa juga menyatakan komitmen sebagai Sahabat Hebat di lingkungan sekolah.
Ketua Panitia MPLS SMK Widiatmika, I Putu Pujastawa Putra, M.Pd., Gr., mengatakan kegiatan tersebut dipilih sebagai bagian dari upaya membantu siswa baru membangun hubungan yang sehat sejak awal memasuki lingkungan sekolah.
“Kami menghadirkan sesi seperti Ruang Perjumpaan Murid Baru dan Sahabat Hebat agar siswa dapat saling mengenal, membangun rasa percaya diri, mempererat kebersamaan, dan lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan sekolah.”
Sebelum mengikuti sesi Sahabat Hebat, siswa terlebih dahulu mengikuti Ruang Perjumpaan Murid Baru yang diisi dengan berbagai aktivitas untuk saling mengenal, berbagi cerita, mengidentifikasi harapan dan kekhawatiran, serta mendiskusikan solusi melalui kegiatan Pohon Harapan. Rangkaian tersebut dirancang agar hubungan antarsiswa mulai terbangun sebelum mereka memasuki proses pembelajaran di kelas.
Menurut Pujastawa, konsep MPLS Ramah tahun ini tidak hanya berfokus pada pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga membangun suasana yang membuat siswa merasa diterima sejak hari pertama.
“MPLS Ramah bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan agar siswa baru merasa diterima serta siap belajar dan berkembang.”