KEDONGANAN – Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali, Drs. I Made Arbawa, M.Si., mengapresiasi komitmen Yayasan Widiatmika dalam mendukung pendidikan dan mencetak generasi unggul Bali.
Hal itu disampaikan dalam Pelepasan dan Perayaan Kelulusan Kelas XII SMA dan SMK Widiatmika Tahun 2026 yang digelar pada Jumat, 5 Juni 2026, di Platinum Hotel Jimbaran Beach Bali. Dalam kegiatan tersebut, SMA dan SMK Widiatmika melepas 80 lulusan, terdiri atas 43 siswa SMA dan 37 siswa SMK.
Arbawa hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali yang berhalangan hadir karena tugas yang tidak dapat diwakilkan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Widiatmika yang dinilai telah berperan dalam mendukung upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Kami mengapresiasi Widiatmika atas komitmennya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Widiatmika juga ikut menciptakan generasi unggul Bali,” ungkap Arbawa.
Apresiasi juga disampaikan kepada para guru yang selama ini mendampingi siswa dalam proses belajar. Menurut Arbawa, guru memiliki peran penting dalam menumbuhkan kemauan belajar dan rasa ingin tahu siswa, sehingga hal-hal yang sebelumnya belum diketahui dapat dipahami dan menjadi bekal bagi masa depan mereka.
Dalam kesempatan itu, Arbawa juga menegaskan bahwa kelulusan bukan akhir perjalanan. Bagi siswa SMA dan SMK Widiatmika, pelepasan ini menjadi awal untuk melangkah ke masa depan yang lebih baik.
“Iini bukan akhir, tetapi merupakan awal langkah menuju masa depan yang lebih baik lagi. Mari kita doakan anak-anak kita menuju jenjang berikutnya, menjadi lebih baik, dan menjadi pemimpin-pemimpin masa depan,” pesannya.
Arbawa secara khusus mengingatkan siswa SMA agar tidak berhenti berpikir kritis. Sementara kepada siswa SMK, ia menekankan bahwa lulusan SMK juga memiliki peluang luas untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, selain memasuki dunia kerja.
Ia juga menyinggung program Pemerintah Provinsi Bali, Satu Keluarga Satu Sarjana, sebagai upaya membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi. Program ini, menurutnya, menjadi bagian dari upaya memutus mata rantai keterbatasan akses pendidikan.
Di akhir sambutannya, Arbawa menutup pesan dengan pantun yang memberi semangat kepada keluarga besar Widiatmika.
“Membeli kain di Pasar Badung, warna selendang elok dipandang. Jangan ragu, jangan bingung, Widiatmika jaya masa depan gemilang.”
Pelepasan dan Perayaan Kelulusan Kelas XII SMA dan SMK Widiatmika Tahun 2026 menjadi momentum untuk menegaskan kembali pentingnya dukungan bersama dalam pendidikan. Apresiasi dari Disdikpora Provinsi Bali menjadi penguatan bagi Widiatmika untuk terus mendampingi siswa menuju jenjang berikutnya dan masa depan yang lebih baik.